Pratinjau Watch Internet TV Free Online Television is a major distributor on the internet of streaming media. You may find this one to be the best place to watch online TV while on the internet, the type of television that will slowly but surely replace the television set that is old. Finding music, sports, movie and news channels will be easy now. From the top navigation menu accessing these recourses is fast. No registration or monthly fee is required to watch your favorite channels. Besides watching television for free you can also enjoy listening to radio stations that broadcast online. They can be sorted by country and accessed in just the same way. You may be required to have Real Player or Windows Media Player in order to watch some of the channels.Should it happen that you don’t have them you’ll be prompted to download them. We’ll be glad if you enjoy your stay at this site and should it be the case please let your friends know about us so that we are better known on the Internet.Pratinjau   

Sabtu, 13 November 2010

Gayus Gelontorkan Rp 368 Juta

Aksientv: Jakarta: Dugaan penyuapan dalam skandal plesiran mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan terkuak. Adanya praktik suap terhadap para penjaga Rumah Tahanan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, dibenarkan Berlin Pandiangan, pengacara mantan Kepala Rutan Mako Brimob Komisaris Polisi Iwan Siswanto di Jakarta, Kamis (11/11).

Berlin mengatakan total "imbalan" yang diterima dari Gayus mencapai Rp 368 juta. Uang diberikan sejak Juli silam agar Gayus bisa keluar rutan tiap akhir pekan. Menurut Berlin, duit diterima kliennya secara tunai dan dibagi-bagikan kepada petugas rutan.

Pada Juli dan Agustus 2010, Gayus menyetor Rp 5 juta setiap kali keluar rutan di akhir pekan. Di luar itu, ada lagi uang bulanan Rp 50 juta. Kemudian September dan Oktober, fulus mingguan turun jadi Rp 3,5 juta tapi uang bulanan naik menjadi Rp 100 juta. Alasannya, Gayus makin sering keluar, termasuk setelah sidang usai yakni setiap Rabu.

Masih penuturan Berlin, Iwan menggunakan uang Gayus untuk biaya berobat istrinya. Dari pengakuan Iwan pada Berlin, sebagai kepala rutan Iwan tak pernah mendapat pengawasan semestinya dari atasan langsung. Terkait kasus ini Iwan dan delapan polisi lain resmi dijadikan tersangka.(AIS)Liputan6.com,

Entri Populer