Pratinjau Watch Internet TV Free Online Television is a major distributor on the internet of streaming media. You may find this one to be the best place to watch online TV while on the internet, the type of television that will slowly but surely replace the television set that is old. Finding music, sports, movie and news channels will be easy now. From the top navigation menu accessing these recourses is fast. No registration or monthly fee is required to watch your favorite channels. Besides watching television for free you can also enjoy listening to radio stations that broadcast online. They can be sorted by country and accessed in just the same way. You may be required to have Real Player or Windows Media Player in order to watch some of the channels.Should it happen that you don’t have them you’ll be prompted to download them. We’ll be glad if you enjoy your stay at this site and should it be the case please let your friends know about us so that we are better known on the Internet.Pratinjau   

Senin, 31 Januari 2011

5 Tips Kencani Pria Pemalu



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNzvm1Dp41dKpHpXwAREAhO3LgAfKX6cOzoRLugXSFYboQmW8bWIn8gkIrcaHhi0Ch9d2gPvOXnhj8_JVNiq7SWrYvb4P_e339bff8Up8k7Mlgyyp1CGuFg7EM55PZNoRfF4X_pcMs_T3w/s1600/dating-13449-thumb-524x326-105421.jpg
Memiliki kekasih yang punya sifat pemalu perlu ekstra kesabaran dan pengertian. Karena sifat dasar pria pemalu adalah sulit mengungkapkan isi hatinya, termasuk mengekspresikan rasa sayang kepada pasangannya.

Jika pasangan Anda termasuk orang yang pemalu, atau sedang dalam tahap perkenalan dengan pria pemalu, ada lima tips yang bisa membuat si dia 'keluar dari cangkangnya' dan menjadi lebih terbuka kepada Anda maupun orang lain.

Simak tipsnya, seperti dilansir Times of India:

1. Jadi Inisiator

Pria pemalu mungkin tidak berani memulai pembicaraan atau mencium pasangannya lebih dulu. Tugas Andalah untuk berinisiatif terlebih dahulu. Mulailah membuka obrolan atau bertindak dengan percaya diri. Bicarakan hal-hal yang ringan atau beranikan diri untuk menggandeng dan merangkul bahunya. Jika Anda terus melakukannya, si dia pun perlahan-lahan akan terbiasa dan akan mencoba berinisiatif sendiri.

2. Ceritakan Sesuatu Meskipun Si Dia Tidak Bertanya
Cara ini bisa digunakan jika Anda memulai kencan pertama dengan pria pemalu. Di kencan pertamanya, dia mungkin bukan tipe orang yang akan menanyakan sesuatu tentang diri Anda. Karena itu, langsung saja bercerita tentang diri Anda sendiri. Tapi jangan bicarakan diri Anda terlalu banyak. Anda bisa menceritakan tentang pekerjaan di kencan pertama, keluarga di kencan ketiga, hobi di kencan ketiga, dan seterusnya. Beri juga kesempatan si dia untuk bercerita tentang dirinya juga dengan topik yang sama. Lama kelamaan, dia akan merasa nyaman dan mulai bercerita sendiri tanpa harus Anda 'pancing'.

3. Penuh Perhatian
Jika sifat pemalunya membuat dia tak nyaman berada di kerumunan banyak orang, ajak dia ke tempat yang lebih tenang untuk berkencan. Anda bisa pergi ke kafe atau restoran yang kecil kemungkinannya didatangi banyak orang. Hindari tempat seperti mall, pub atau area belanja. Setelah beberapa kali kencan, Anda bisa coba mengajak beberapa teman di kencan berikutnya. Tapi sebaiknya tanyakan dulu apakah dia bersedia atau tidak. Jika Anda pergi bersama teman, pastikan ada satu atau dua orang yang dia kenal. Itu bisa memudahkannya berkomunikasi dan lebih terbuka.

4. Bersikap Tenang
Jangan biarkan sifat pemalunya merisaukan Anda dan menghancurkan kencan Anda berdua. Jika Anda benar menyukainya, tentunya Anda akan bisa menerima si dia apa adanya. Saat berkencan dengan pria pemalu, sebaiknya jangan berekspektasi terlalu besar pada apa yang akan dilakukannya. Juga jangan menjadi kesal berlebihan jika dia tidak menunjukkan antusiasme sesuai yang Anda harapkan. Pemalu adalah sifat bawaan dari lahir, jika terlalu dipaksakan akan membuatnya tak nyaman.

5. Jangan Beri Pertanyaan 'Yes or No'
Saat berbicara dengannya, sebaiknya jangan lontarkan pertanyaan yang hanya perlu dijawab dengan 'iya' atau 'tidak'. Percakapan Anda akan seperti sebuah tontonan film yang lambat dan membosankan. Tanyakan padangan hal-hal yang subjektif atau 'open-ended'. Misalnya 'apa hobi Anda?', 'apa yang Anda lakukan saat akhir pekan?'. Model pertanyaan seperti itu akan membuatnya mulai berbicara.

Entri Populer